Saturday, September 18

Pentingnya Mengetahui Tingkat Kolesterol Normal

Kadar kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan sirkulasi darah yang buruk. Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh berbagai sel dalam tubuh, dan sekitar seperempat kolesterol yang dihasilkan dalam tubuh diproduksi oleh sel-sel hati.

Pentingnya Mengetahui Tingkat Kolesterol Normal

Bila Anda merokok, memiliki berat badan yang berlebih, tekanan darah tinggi, mengidap diabetes dan ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya mulai melakukan pemeriksaan sejak usia 20 tahun.

Namun, jika tidak terjadi hal di atas, Anda dapat dimulai sejak usia 35 tahun dan rutin tiap 5 tahun sekali atau bahkan kurang dari itu.

Ada dua jenis kolesterol, yakni kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol baik (HDL-High Density Lipoprotein) berfungsi untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah akibat lemak. Sedangkan kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein) merupakan salah satu penyebab utama pembentukan ateroma. Selain kolesterol baik dan jahat, ada lemak dalam bentuk lain dalam darah yang disebut trigliserida.

Ateroma sendiri merupakan pemicu penyakit jantung yang dikenal juga sebagai ateroklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Pembuluh darah dapat tersumbat oleh plak dari ateroma dan membuat aliran darah tidak lancar.

Tingkat kolesterol setiap orang berbeda-beda, tergantung pada apa yang  dikonsumsinya serta faktor keturunan. Sebelum melakukan pemeriksaan tingkat kolesterol, Anda harus berpuasa terlebih dahulu selama 9-12 jam ya.

Berikut ini kadar kolesterol normal:

Kolesterol baik

Tingkat HDL minimal 60 mg/dL atau lebih dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Sebaliknya, tingkat HDL kurang dari 40 mg/dL justru menaikkan risiko penyakit jantung.

Kolesterol jahat

Karena sifatnya yang jahat, LDL sebaiknya kurang dari 100 mg/dL. Jumlah LDL 100-129 mg/dL dapat dikatakan sebagai ambang batas toleransi.

Trigliserida

Jumlah trigliserida 150-199 mg/dL dapat dikatakan berada pada ambang batas tinggi, dan jumlah 200 mg/dL atau lebih termasuk tingkat trigliserida tinggi.

Kolesterol total

Biasanya, dengan melihat kadar kolesterol total dan HDL saja sudah dapat menggambarkan kondisi umum kadar kolesterol Anda. Kadar kolesterol yang kurang dari 200 mg/dL masih bisa ditoleransi.

Makanan yang Diperlukan

Untuk menjaga kadar kolesterol normal, hindarilah makanan yang mengandung lemak trans seperti pada makanan yang digoreng, margarin dan makanan ringan seperti biskuit.

Rekomendasi makanan untuk mencegah kolesterol

  • Ikan seperti ikan sarden, makerel, salmon, dan tuna.
  • Oatmeal. Dalam sehari, Anda setidaknya  memerlukan 5-10 gram  serat larut.
  • Kacang-kacangan seperti almond, pistachio, hazelnut, dan lainnya.
  • Minyak zaitun.

Menjaga asupan makanan bergizi demi membatasi kadar kolesterol buruk memang bagus, tapi langkah untuk menjalani pola hidup sehat juga sama pentingnya. Mulailah hentikan kebiasaan-kebiasaan lama yang buruk, seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras. Sebaliknya, mulai biasakan diri untuk berolahraga secara rutin. Jangan lupa juga untuk daftarkan diri ke asuransi kesehatan supaya biaya berobat dapat menjadi ringan. Yuk, follow Instagram Super You, @superyouid. Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi menarik seputar asuransi.